Pewaris Fannish

Memikirkan kematian diri Anda sendiri boleh jadi adalah hal yang susah. Tapi apa yang terjadi bila Anda memikirkan akibatnya terhadap identitas Anda sebagai seorang penggemar? Jika Anda seperti kami, barangkali Anda akan panik:

“Apa yang akan terjadi pada karya-karya penggemar buatan saya?”

Atau mungkin: “Bagaimana jika ibu saya—atau pasangan saya, atau anak saya—menemukan karya-karya penggemar tersebut?”

Tak diragukan bahwa memiliki satu identitas daring yang unik—yang dapat berupa situs web, blog, karya penggemar, alamat surel, atau akun sosial media—akan menambah tingkat kompleksitas emosional dan legal pada tujuan akhir kita: kematian.

Telah wafat dalam damai … tapi pemberian jempol tetap berjalan?

Apa harapan Anda untuk karya-karya penggemar dan akun Anda setelah Anda tutup usia? Apa yang Anda inginkan untuk mereka? Paling tidak ada satu kasus ketika para penggemar mengambil keputusan: di tahun 2007, para penggemar dan kawan penulis fanfiksi Thamiris, yang meninggal setahun sebelumnya, menyumbangkan dana untuk melestarikan situs webnya dan menjadikan akun LiveJournal miliknya menjadi permanen. Fanlore memiliki
sebuah tautan profil tentang sang penulis dan kisahnya.

Namun kebanyakan dari kita, baik yang memiliki kehidupan daring sederhana maupun kompleks, membutuhkan seseorang untuk mengurus jejak elektronik kita. Mempertimbangkan hal ini, di tahun 2012 pemerintah AS merekomendasikan untuk memiliki sebuah surat waris media sosial, sebuah dokumen yang juga dapat digunakan oleh warga negara lain. Seorang eksekutor daring akan bertanggung jawab terhadap penutupan alamat-alamat surel, laman-laman media sosial dan blog-blog dan akan melaksanakan keinginan terakhir sang almarhum.

Namun prospek ini belum tentu terlaksana jika eksekutor Anda bukanlah sesama penggemar dan harus memutuskan apa yang akan ia lakukan pada, misalnya, fanfiksi Destiel khusus dewasa yang Anda terbitkan di tahun 2010.

Penunjukkan pewaris AO3

Menimbang hal-hal tersebut, Archive of Our Own – AO3 (Arsip Milik Kita) memiliki sebuah opsi untuk menunjuk a href=”http://archiveofourown.org/tos_faq#next_of_kin”>Pewaris Fannish—yakni seseorang yang akan mendapat akses ke akun Anda jika Anda tutup usia atau tidak lagi mampu mengurusnya. Dengan menunjuk pewaris yang akan membuat keputusan atas nama Anda, Anda telah memutuskan bagaimana nasib akun AO3 Anda di masa depan.

Mungkin saja Anda ingin karya-karya Anda dilestarikan; mungkin juga Anda ingin karya-karya tersebut ditelantarkan atau dihapus; mungkin Anda ingin mereka dibuka untuk diremiks dan dilebur dengan karya terkait. Anda dapat memutuskan apakah identitas kepenggemaran Anda juga tutup usia atau tetap ada—semuanya terserah pada Anda. Cari tahu lebih lanjut tentang cara kerja a href=”http://archiveofourown.org/tos_faq#next_of_kin”>Pewaris Fannish.

Seorang Pewaris Fannishdapat menjadi bagian dari rencana besar untuk surat waris media sosial Anda, dan mampu memastikan bahwa pembaca karya-karya Anda memiliki seseorang untuk dikontak jika mereka memiliki pertanyaan, misalnya tentang karya dalam pengembangan yang belum selesai atau jika karya favorit mereka akan mendapat sekuel. Apa pun yang Anda inginkan, opsi ini membantu menetapkan rencana bagi karya-karya Anda.

Uncategorized @id

Comments are closed.