Dewan Direksi

OTW (Organisasi untuk Karya Transformatif) dikelola oleh fan untuk para fan. Seluruh Jajaran Direksi OTW berperan aktif dalam fandom, sama seperti ratusan orang lainnya yang tergabung dalam komite dan bekerja sebagai sukarelawan.

Dewan Direksi (2019-2020)

Claire P. Baker terobsesi pertama sebagai fan dengan Joseph and The Amazing Technicolor Dreamcoat. Namun, Digimon adalah pintu gerbangnya ke dunia fandom yang lebih luas. Melalui Digimon, ia menemukan situs web fan, fanfiksi, dan cosplay; dan sisanya, seperti yang mereka katakan, adalah sejarah. Fandom menjadi bagian kuat dari karir akademis Claire, tercermin dalam makalah yang ia tulis saat memperoleh tiga gelar (S.Sn., S.Pd., M.I.), dan tetap menjadi penelitian utama untuk saat ini. Claire mulai menjadi sukarelawan di OTW pada tahun 2014, dan menjadi wakil ketua dari Komite Dokumentasi AO3 setahun kemudian. Sejak saat itu, ia juga bergabung dengan TWC dan Manajemen Label. Di waktu senggangnya, Claire sering membantu menyunting fanfiksi, menyelenggarakan berbagai tukar kado di AO3, dan menyiapkan berbagai cosplay dan panel untuk konvensi berikutnya yang ia ikuti.

Jessie Casiulis adalah lulusan dari Sorbonne Law School dengan gelar M.H. dalam Hukum Digital. Ia berjumpa dengan fandom di tahun 2007 melalui fanfiksi Harry Potter, dan sejak saat itu ia telah memiliki banyak fandom. Fandom favoritnya saat ini yaitu Overwatch dan Yuri!!! On Ice. Jessie bergabung dengan OTW (Organisasi untuk Karya Transformatif) sebagai sukarelawan penerjemah di tim Perancis pada tahun 2015 setelah menemukan salah satu artikel berita Komite Hukum. Ia sekarang bertugas sebagai pengatur label dan staf Dukungan, yang tugasnya adalah untuk memastikan bahwa pengguna Archive of Our Own – AO3 (Arsip Milik Kita) memiliki pengalaman terbaik di situs ini.

Natalia Gruber (Presiden) tidak sengaja menemukan fanfiksi pertamanya saat dia sedang menunggu terbitnya buku Harry Potter yang terakhir. Untuk waktu yang cukup lama dia mengira fanfiksi tersebut adalah ide unik yang luar biasa, dan hanya satu itu yang ada. Beruntung akhirnya dia menemukan tidak hanya fanfiksi lain, tapi juga bahwa komunitas fandom itu sangat ramai dan kaya, penuh dengan orang-orang yang mengagumkan dan fanfiksi yang tak terhitung jumlahnya. Dia menghabiskan sebagian besar dari beberapa tahun setelahnya membaca fanfiksi Harry Potter sampai dia bergabung ke dalam fandom Tolkien. Di sana, dia akhirnya mulai menerbitkan karyanya sendiri dan berteman dengan fan lainnya dan sampai saat ini, Tolkien tetaplah fandom yang paling dia rasa sebagai rumahnya. Dalam kesehariannya, Nat bekerja sebagai guru bahasa inggris. Dia bergabung dalam OTW pada tahun 2016 sebagai penerjemah Portugis Brasil, lalu bergabung dalam Komite Pelanggaran dan Komite Manajemen Label beberapa bulan kemudian. Dia mendapatkan pengalaman yang indah di sana dan belajar banyak tentang OTW dan cara kerjanya. Pada akhir tahun 2017 dia memutuskan untuk bergabung dalam Staf Penerjemah dan bekerja lebih banyak di bidang inter-komite dan manajerial untuk menunjang dan membantu tim penerjemah dalam pekerjaan mereka.

Lex de Leon (Sekretaris) saat ini bekerja untuk pemerintah Amerika Serikat sebagai spesialis teknologi informasi untuk manajemen dokumen dan konten dengan fokus pada bidang impor, migrasi, dan penyimpanan arsip jangka panjang. Dia memulai kehidupan fannya dengan menulis fanfiksi untuk serial Valdemar. Sejak itu dia telah mengoleksi banyak fandom dan dia selalu antusias untuk berbicara tentang mereka. Dia seorang fan berat femslash (P/P) dan gemar untuk mengambil inspirasi menulis dari pengalaman hidup dan imajinasinya, serta membaca karya apapun yang menarik matanya atau menampilkan pasangan yang dia suka. Dia melamar masuk setelah tak sengaja melihat lowongan Komite Dukungan yang baru dibuka saat mengunjungi Archive of Our Own – AO3 (Arsip Milik Kita) karena dia yakin bahwa satu dekade pengalamannya dalam bidang dukungan teknis dapat berguna untuk OTW. Dia yakin penuh terhadap misi OTW dan berharap dapat melanjutkan usaha mereka ke masa depan. Entah bagaimana caranya, dia berhasil menemukan seorang wanita menawan yang setuju untuk menikahinya dan selalu bersedia mendengarkan ide-ide karya fannya. Bersama, mereka memelihara dua ekor kucing, satu anjing, dan seekor burung darat yang galak.

Rebecca Sentance telah berkecimpung di dunia fandom selama kurang lebih lima belas tahun, bermula dari Quizilla, tempatnya dulu membaca fanfic dari sudut pandang orang kedua di fandom seperti Yu-Gi-Oh!, Inuyasha, Yu Yu Hakusho, dan Dragonball Z. Walaupun begitu, karya penggemar pertamanya merupakan fanfiksi Enid Blyton yang ditulisnya pada usia lima tahun – jauh sebelum ia bahkan dapat membayangkan akan ada komunitas tempat berkumpulnya orang-orang yang menerbitkan dan membaca karya-karya semacam ini di internet.

Ia menemukan AO3 pada tahun 2011 dan perlahan mulai mengetahui organisasi di balik AO3 dan banyak proyek lainnya, yang berakhir pada keputusannya mendalami sejarah fandom dan akademisi penggemar, dan memahami pentingnya melestarikan dan membela karya penggemar dalam bentuk apapun. Sekalipun ia sangat ingin menjadi bagian dari OTW, ia selalu melewatkan periode perekrutan hingga pertengahan 2015, segera setelah ia menyelesaikan program doktoratnya. Pada saat itu, ia melihat lowongan perekrutan staf Dokumentasi AO3 – posisi yang sesuai untuk seseorang yang mencintai seluk-beluk kata-kata.

Ia kemudian menjadi anggota komite Transformative Works and Cultures – TWC (Karya dan Kultur Transformatif) serta Fanlore. Saat ini, ia mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk turut andil dalam komunitas penggemar yang menakjubkan ini. Ketika tidak sibuk dengan pekerjaan sukarelawan untuk OTW, ia dapat ditemui di berbagai sudut fandom Marvel dan menunda mengarang fanfic terbarunya.

Danielle Strong memulai perjalanannya ke dunia fandom di tahun 90an dengan fiksi slash Gundam Wing dan fanart. Hampir dua dekade dan banyak fandom kemudian, ia memanggil—antara lainnya—fandom Supernatural dan Marvel Cinematic Universe di Archive of Our Own – AO3 (Arsip Milik Kita) sebagai rumahnya. Ketika perekrutan dibuka untuk tim Pelanggaran pada awal tahun 2014, ia mengetahui bahwa keahliannya dalam layanan penghubung pasien rumah sakit, menangani keluhan dan permintaan pengguna jasa akan sangat cocok untuk tim ini. Ia tidak pernah menyesali keputusan tersebut. Sebagai staf Pelanggaran, Danielle telah menangani berbagai kasus, dari salah memberi label pada karya secara tidak sengaja hingga ke plagiarisme dan pelecehan, dan bahkan mungkin bisa mengutip hampir semua Ketentuan Layanan AO3 di luar kepala sekarang! Ia memberi banyak masukan dalam mediasi dan pemecahan masalah kepada tim, dan sepenuhnya berdedikasi pada OTW (Organisasi untuk Karya Transformatif) dan pekerjaan yang dilakukannya.

Kirsten Wright adalah anggota tim Komunikasi OTW. Kirsten pertama bergabung dengan OTW pada tahun 2014 dari rekomendasi seorang profesor. Saat ini, dia berperan sebagai moderator laman Facebook OTW, juga akun LiveJournal dan Dreamwidth OTW. Sebelumnya ia merupakan moderator akun Twitter OTW, juga akun Twitter dan Tumblr Fanlore. Kirsten pertama mengetahui fandom terorganisasi ketika ia masih remaja, dan ia tak pernah berpaling darinya sejak saat itu. Pada beberapa titik dalam hidup Kirsten, fandom telah berperan sebagai guru dan temannya, dan merupakan titik awal pembangunan karirnya dalam kampanye politik Amerika Serikat. Ia terkenal sering berganti-ganti fandom, tetapi dia paling banyak menulis untuk fandom The Social Network. Genre fanfic favoritnya adalah slice of life (penggalan kehidupan). Dia tidak asing dengan membuka fanfiksi yang panjangnya 200.000 kata lebih untuk dibaca saat jamnya sudah lewat tengah malam di hari kerja.

Pejabat Non-Direktur

Yuechiang Luo (Bendahara)

Baca selengkapnya mengenai mantan direktur kami di sini.

Baca selengkapnya mengenai komite kami saat ini di sini.